Prodi Pendidikan Sejarah UMP Gelar Workshop OBE, Seru dan Interaktif!

Pagi, 23 Agustus 2024 di Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) terasa berbeda. Aula kampus dipenuhi semangat dari berbagai kalangan—guru, mahasiswa, hingga alumni—yang berkumpul untuk sebuah tujuan penting: membahas Kurikulum OBE (Outcome Based Education). Workshop yang diadakan oleh Prodi Pendidikan Sejarah FKIP UMP ini menjadi ajang berbagi ilmu tentang bagaimana kurikulum berbasis hasil diterapkan dalam dunia pendidikan.

“Penerapan OBE sangat relevan di era pendidikan saat ini. Kurikulum ini menuntut hasil yang konkret dari para siswa,” ungkap Warkim, M.Pd., narasumber utama dari SMAN Banyumas. Beliau memaparkan bahwa OBE bukan sekadar teori, tetapi sebuah pendekatan yang dapat membentuk lulusan lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja.

Selain Warkim, hadir pula Prof. Dr. Sugeng Priyadi, M.Hum., seorang dosen senior di UMP yang telah banyak berkontribusi dalam pengembangan pendidikan sejarah. Acara ini menjadi semakin istimewa karena dihadiri oleh banyak guru sejarah di Banyumas, alumni Prodi Pendidikan Sejarah UMP, dan mahasiswa aktif. Mereka semua berbaur dalam suasana yang penuh keakraban dan diskusi mendalam.

Universitas Muhammadiyah Purwokerto, yang dikenal sebagai kampus unggul, modern, dan Islami, terus berinovasi melalui program-program pendidikan yang relevan. Prodi Pendidikan Sejarah FKIP UMP juga tidak ketinggalan dalam memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan, salah satunya dengan menggelar workshop ini. OBE menjadi fokus utama karena dinilai sebagai kurikulum yang mampu mempersiapkan lulusan lebih kompetitif.

Suasana workshop sangat hidup. Para narasumber, yang dikenal ahli di bidangnya, membawakan materi dengan gaya talkatif, sehingga diskusi berjalan interaktif. Para peserta, yang terdiri dari berbagai latar belakang pendidikan, saling bertukar pengalaman dan ide. “Acara seperti ini sangat bermanfaat, terutama dalam memahami implementasi kurikulum OBE di sekolah,” ujar salah satu peserta, seorang guru dari Banyumas.

Tidak hanya itu, diskusi juga mengalir ke arah bagaimana OBE bisa diaplikasikan dalam pembelajaran sejarah. Sebagai prodi yang unggul, Prodi Pendidikan Sejarah UMP ingin memastikan bahwa para lulusannya tidak hanya memiliki pemahaman teori, tetapi juga kemampuan untuk mengaplikasikannya di dunia nyata.

Prof. Sugeng Priyadi juga menekankan pentingnya sinergi antara pendidikan sejarah dan Kurikulum OBE. “Sejarah tidak hanya bicara tentang masa lalu, tetapi juga bagaimana kita belajar dari sejarah untuk membentuk masa depan,” ujarnya. Peserta yang hadir, baik guru maupun mahasiswa, tampak setuju dengan pandangan tersebut. Mereka merasa semakin yakin akan pentingnya Kurikulum OBE dalam membentuk generasi yang unggul dan berdaya saing.

Acara yang berlangsung meriah ini menunjukkan bahwa Prodi Pendidikan Sejarah FKIP UMP dan FKIP UMP secara keseluruhan terus maju dan berinovasi. Mereka tidak hanya fokus pada pengajaran, tetapi juga pengembangan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan zaman.

Mahasiswa aktif UMP yang turut hadir juga merasa mendapatkan banyak manfaat. Acara seperti ini bukan hanya memberi wawasan baru, tetapi juga memperluas koneksi antara mahasiswa, alumni, dan para guru. “Ini kesempatan langka bagi kami, bisa belajar langsung dari praktisi dan dosen yang berpengalaman,” kata salah satu mahasiswa Prodi Pendidikan Sejarah UMP.

Dengan acara ini, Universitas Muhammadiyah Purwokerto kembali menegaskan komitmennya sebagai universitas unggul, modern, dan Islami. UMP tidak hanya berfokus pada peningkatan akademis, tetapi juga pengembangan soft skill dan hard skill mahasiswa agar siap terjun ke dunia kerja.

Workshop ini pun ditutup dengan sesi tanya jawab yang penuh antusiasme. Banyak peserta yang mengajukan pertanyaan tentang cara terbaik mengimplementasikan OBE di sekolah masing-masing. Ini menjadi bukti nyata bahwa Prodi Pendidikan Sejarah UMP terus memajukan pendidikan sejarah di Indonesia, dengan selalu mengikuti perkembangan terkini.

Dengan dukungan dari para ahli dan narasumber yang hebat, acara workshop OBE di Universitas Muhammadiyah Purwokerto ini berhasil memperkaya pengetahuan para peserta. FKIP UMP yang terus maju dan inovatif, siap melahirkan generasi pendidik yang unggul dan berwawasan global. (glg)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *