MENAKAR MASA DEPAN PENDIDIKAN SEJARAH: INOVASI ATAU EVALUASI?

Sejarah bukan sekadar kisah masa lalu, tetapi juga cermin masa depan. Senin, 24 Februari 2025, aula Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) dipenuhi oleh akademisi, guru, dan mahasiswa yang antusias mengikuti Seminar Nasional Pendidikan dengan tema “Masa Depan Pembelajaran Sejarah: Inovasi, Evaluasi, dan Tantangannya”.

Acara ini menjadi ajang diskusi bagi para pelaku pendidikan sejarah untuk menggali tantangan sekaligus mencari solusi inovatif dalam pembelajaran sejarah di era modern.

Seminar nasional ini diselenggarakan oleh Prodi Pendidikan Sejarah FKIP UMP dan menghadirkan tiga narasumber ahli, yaitu: Prof. Dr. Aman, M.Pd (Universitas Negeri Yogyakarta); Prof. Dr. Sugeng Priyadi, M.Hum (Universitas Muhammadiyah Purwokerto); dan Dr. Asep Daud Kosasih, M.Ag. (Universitas Muhammadiyah Purwokerto)

Sesi diskusi dipandu oleh Iskandar, M.Pd., yang menggiring pembicaraan tentang pembelajaran sejarah, inovasi, evaluasi, dan tantangan di masa depan. Acara ini secara resmi dibuka oleh Dekan FKIP UMP, Dr. Elly Hasan Sadeli, M.Pd.

Para narasumber sepakat bahwa inovasi dalam pembelajaran sejarah sangat dibutuhkan di era digital saat ini. Prof. Dr. Aman, M.Pd. menyoroti pentingnya integrasi teknologi dalam mengajarkan sejarah agar lebih menarik bagi generasi muda.

Sementara itu, Prof. Dr. Sugeng Priyadi, M.Hum. menekankan perlunya evaluasi metode pengajaran sejarah agar sesuai dengan perkembangan zaman. Menurutnya, pendekatan yang terlalu konvensional dapat membuat generasi muda kehilangan minat pada sejarah.

Di sisi lain, Dr. Asep Daud Kosasih, M.Ag. menyoroti tantangan serta pentingnya pendidikan karakter yang bisa diadopsi dari ilmu sejarah Islam untuk mengembangkan minat siswa belajar sejarah.

Seminar ini menjadi momen penting dalam menggagas masa depan pendidikan sejarah di Indonesia. Para peserta mendapatkan wawasan baru tentang bagaimana inovasi dan evaluasi dapat berjalan berdampingan dalam menghadapi tantangan zaman.

Dengan adanya seminar ini, diharapkan para pendidik semakin siap beradaptasi dengan perubahan serta mampu mengajarkan sejarah dengan lebih efektif kepada generasi mendatang. (glg)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *