,

SERU! HIMPUNAN MAHASISWA PENDIDIKAN SEJARAH UMP & UNSIL: Bertukar ilmu dari diskusi akademik hingga wisata sejarah di Karangkamulyan

Sabtu pagi, 15 Februari 2025, rombongan mahasiswa Prodi Pendidikan Sejarah Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) tiba di Universitas Siliwangi (UNSIL) dengan penuh semangat. Mereka datang untuk mengikuti studi banding bersama Himpunan Mahasiswa Prodi Pendidikan Sejarah FKIP UNSIL.

Selain bertukar wawasan mengenai organisasi, kegiatan ini juga diakhiri dengan rekreasi sejarah ke Situs Karangkamulyan, peninggalan bersejarah yang kaya akan nilai budaya.

Dalam rangka mempererat hubungan akademik dan organisasi, Himpunan Mahasiswa Prodi Pendidikan Sejarah FKIP Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) mengadakan Studi Banding ke Himpunan Mahasiswa Prodi Pendidikan Sejarah FKIP Universitas Siliwangi (UNSIL) pada Sabtu, 15 Februari 2025.

Kegiatan ini menjadi ajang berbagi pengalaman dan strategi pengelolaan organisasi antar mahasiswa dari dua universitas. Mahasiswa saling bertukar pendapat, ide, serta berbagi pengalaman dalam menjalankan kegiatan akademik dan non-akademik di himpunan mahasiswa masing-masing.

Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai topik menarik, mulai dari manajemen organisasi, program kerja unggulan, hingga peran mahasiswa dalam meningkatkan minat sejarah di masyarakat.

Setelah sesi diskusi dan presentasi berakhir, acara dilanjutkan dengan rekreasi sejarah ke Situs Karangkamulyan, sebuah situs bersejarah di Ciamis yang dipercaya sebagai peninggalan Kerajaan Galuh. Dalam kunjungan ini, mahasiswa diajak mengenal lebih dalam tentang sejarah dan budaya lokal yang masih lestari.

Salah satu peserta, mahasiswa Pendidikan Sejarah UMP, mengaku sangat antusias dengan kegiatan ini. “Kami mendapatkan banyak wawasan baru, baik dari diskusi organisasi maupun eksplorasi sejarah Karangkamulyan,” ujarnya.

Studi banding ini diharapkan bisa menjadi langkah awal untuk membangun sinergi antara dua himpunan mahasiswa. Selain memperluas wawasan akademik, kegiatan ini juga mempererat persahabatan dan kecintaan mahasiswa terhadap sejarah.

Dengan adanya studi banding dan rekreasi sejarah ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan wawasan organisasi, tetapi juga pengalaman baru dalam memahami sejarah dan budaya lokal. Harapannya, kegiatan serupa dapat terus dilakukan untuk memperkuat jaringan akademik dan memperdalam kecintaan terhadap ilmu sejarah. (glg)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *