Program Studi Pendidikan Sejarah UMP Gelar Launching Buku dan Kuliah Tamu

Program Studi Pendidikan Sejarah di bulan Desember 2016 menyelenggarakan dua event akademik besar yakni Launching Buku dan Kuliah Tamu Pendidikan Sejarah. Acara yang dihelat di Aula AK Anshori UMP, Sabtu 26 November 2016 itu berlangsung semarak. Event akademik yang pertama adalah Launching Buku berjudul “Sosok Inspiratif yang Bersahaja: Persembahan Untuk Prof. Dr. Husain Haikal, MA dari Murid dan Kolega di Universitas Muhammadiyah Purwokerto”. Buku ini adalah buku yang ditulis dan didikasikan oleh dosen-dosen Pendidikan Sejarah Universitas Muhammadiyah Purwokerto untuk Prof. Dr. Husain Haikal, salah seorang staff pengajar di Pendidikan Sejarah UMP yang berakhir kontrak mengajarnya tahun 2016 ini.

Acara yang dihadiri lebih dari 100 peserta yang berasal dari mahasiswa, guru Sejarah, dan peminat sejarah itu berlangsung meriah. Dibuka oleh Wakil Dekan I FKIP UMP, Drs. Pamujo, MM., M.Pd. Beliau juga mantan mahasiswa Prof. Dr. Husain Haikal ketika menjadi mahasiswa jurusan Pendidikan Sejarah IKIP Yogyakarta. Dalam sambutan yang cukup panjang itu, WD I mengenang pula sosok Prof. Dr. Husain Haikal yang menjadi salah satu gurunya berpengaruh selama menempuh studi di IKIP Yogyakarta. “Prof. Haikal memiliki gaya sendiri dalam mengajar di kelas, dan beliau selalu menanamkan kepada para mahasiswanya untuk giat membaca dan menulis. Metode mengajar beliau banyak dirasakan manfaatnya bagi para mahasiswanya di kemudian hari. Sebagai seorang dosen, saya merasakan kemanfaatan itu, terutama pengalaman dalam penulisan karya ilmiah,” terang Drs. Pamujo, MM, M.Pd.

Sementara itu Kaprodi Pendidikan Sejarah, Arifin Suryo Nugroho, M.Pd., mengatakan bahwa agenda acara sudah dirancang cukup lama. “Untuk launching buku memang disiapkan sebagai penghargaan dan hadiah pengabdian Prof. Dr. Husain Haikal sebagai dosen tetap pensiunan di Prodi Pendidikan Sejarah UMP sejak tahun 2014. Karena alasan kesehatan sehingga Prof. Dr. Husain Haikal tidak dapat hadir dalam launching buku ini. Karena alasan kesehatan sehingga beliau tidak memungkinkan untuk melakukan perjalanan dari Yogyakarta ke Purwokerto. Oleh karena perihal itu pula, kontrak mengajar beliau di UMP tidak dilanjutkan. Doa kita menyertai beliau agar senantiasa diberikan kesehatan,” demikian jelas Arifin.

Dalam testimoninya, Drs. Suwarno, M.Si., dosen Pendidikan Sejarah UMP yang juga mantan mahasiswa dan editor buku ini menyampaikan bahwa, “Pak Haikal adalah sosok guru yang inspiratif di mata kolega dan murid-muridnya. Ia banyak mengajarkan saya tentang teknik menulis, juga pentingnya dakwah sosial keagamaan,” terang Drs. Suwarno, M.Si. Dosen Sejarah Politik yang segera memperoleh Gelar Doktor Ilmu Sejarah dari UGM itu melanjutkan pengkisahannya, “sempat saya ketika mahasiswa dibonceng beliau dengan motor untuk melakukan penelitian tentang Tentara Pelajar di Yogyakarta. Ketekunannya dalam menggali sumber sejarah yang menginspirasi saya dalam penelitian sejarah. Selain Prof. Syafii Maarif, beliau juga yang selalu memotivasi saya untuk menyelesaikan studi hingga tingkat doktoral. Beliau, keduanya adalah guru-guru yang inspiratif,” kenang Drs. Suwarno, M.Si.  Launching buku ditandai dengan diberikannya sebuah buku dari editor kepada Wakil Dekan I Bidang Akademik FKIP UMP. Acara itu semakin semarak dengan diiringinya tepukan meriah dari para hadirin.

Setelah Launching Buku, event akademik Prodi Pendidikan Sejarah di hari itu diteruskan dengan Kuliah Tamu yang menghadirkan Prof. Dr. Suswandari sebagai narasumber. Prof. Dr. Suswandari adalah guru besar Pendidikan Sejarah dari Universitas Muhammadiyah Prof. Hamka (Uhamka) Jakarta. Dalam pembukaan kuliah tamunya, beliau menyatakan kekagumannya pada acara yang digelar oleh Prodi Pendidikan Sejarah saat itu. Sebagai mantan mahasiswa Prof. Dr. Husain Haikal di IKIP Yogyakarta, ia juga merasa memiliki ikatan emosional dalam acara Launching Buku sebelumnya. “Saya pernah beruarai air mata ketika dibimbing Pak Haikal saat mengerjakan skripsi Pendidikan Sejarah di IKIP Yogyakarta 20an tahun silam. Tetapi apa yang saya dapatkan saat itu tentang keterampilan menulis, begitu bermaanfaat sampai sekarang. Saya sangat puas dengan skripsi saya saat itu, yang bisa dikatakan sebagai salah satu karya ilmiah terbaik yang pernah saya tulis,” terang Prof. Dr. Suswandari, M.Pd.

 

 Dalam kuliah umumnya, Prof. Dr. Suswandari, M.Pd. menyampaikan paper berjudul  “Pembelajaran Sejarah untuk Penguatan Karakter dan Identitas Bangsa.” Dalam kuliah umumnya itu, beliau menyampaikan bahwa saat ini sebagian masyarakat memvonis  sejarah sebagai  ilmu  kering tidak cepat menghadirkan keuntungan material (uang) sehingga  menjadi  pilihan  lemah  di antara  ilmu  yang  lainnya.  Karena  dalam  Ilmu  Sejarah  tidak  pernah  mengajarkan  bagaimana  cara  mencari  keuntungan  yang  sebesar besarnya. Padahal sejarah memiliki fungsi dan manfaat penting bagi bangsa dan negara. Identitas kebangsaan Indonesia, terbangun kokoh karena memiliki sejarah dan keinginan yang sama untuk membangun Indonesia sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang di dalamnya ditandai dengan  berbagai keragaman , menyatu dalam kesatuan yang kokoh,” terangnya. “Negara-negara besar seperti Amerika Serikat, Inggris, Perancis, Jerman, Italia, Rusia, RRC,  Jepang dan yang lainnya, menggunakan sejarah dan pembelajaran sejarah untuk menanamkan nilai-nilai utama masyarakatnya masing-masing dari mulai jenjang pendidikan dasar sampai dengan pendidikan tinggi, “imbuh profesor yang juga ketua LPPM Uhamka itu.

Di akhir sesi kuliah umumnya, animo peserta untuk menggali dan berdiskusi dengan narasumber sangat besar. Beberapa guru sejarah dan mahasiswa menunjukkan animo melalui pertanyaan-pertanyaan yang dilemparkan. Kuliah umum diakhiri dengan pesan yang disampaikan narasumber, bahwa menjadi guru sejarah harus kreatif dan inovatif. “Seorang Guru harus bisa melatih peserta didik  untuk berpikir sistematis, kritis, bersikap dan bertindak demokratis  melalui peristiwa-peristiwa sejarah. Sehingga peristiwa masa lampau mampu disajikan lebih hidup dengan kondisi saat ini. Jika sudah seperti itu, akan semakin dirasa sejarah memiliki arti penting”, pungkas Prof. Dr. Suswandari.

 

 

 

 

  

 

 

 

 

 

 

Hubungi Kami

Program Studi Pendidikan Sejarah

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Jl. Raya Dukuhwaluh PO BOX 202

Purwokerto 53182

Kembaran, Banyumas

Telp : (0281) 636751, 630463, 63424 Ext. 134

Fax  : (0281) 637239